Pengaruh Kesatuan Tindakan, Sinkronisasi, Hubungan Bawahan-Atasan, Struktur Tugas Dan Tingkat Kematangan Bawahan Terhadap Efektifitas Kerja Guru

  • Nuning Nurna Dewi Nuning Universitas Maarif Hasyim Latif
Keywords: Kesatuan tindakan, Sinkronisasi, Efektifitas kerja

Abstract

Dalam era globalisasi seperti sekarang ini  sekolah sebagai lembaga pendidikan yang merupakan salah satu piranti dalam menyiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul memiliki komponen-komponen yang saling terkait satu sama lain. Komponen-komponen tersebut adalah siswa, kurikulum, bahan pelajaran, guru, kepala sekolah, tenaga kependidikan lainnya, lingkungan, sarana fasilitas, proses belajar mengajar dan hasil atau output. Semua komponen itu harus berkembang sesuai tuntutan zaman dan perubahan lingkungan yang terjadi di sekitarnya. Dalam proses perubahan tersebut individu organisasi dan lembaga harus meningkatkan kemampuan dan performancenya sehubungan dengan tujuan, sumber-sumber dan lingkungannya. Perubahan tidak akan berjalan tanpa dukungan dari sumber daya manusia yang merupakan aset yang dapat memberikan konstribusi lebih dalam pencapain tujuan organisasi. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan kajian tentang pengaruh kesatuan tindakan, sinkronisasi, hubungan bawahan-atasan, struktur tugas dan tingkat kematangan bawahan terhadap efektifitas kerja guru SD Negeri Pakondang I Kecamatan Rubaru. Penelitian ini dilakukan terhadap siswa SD Negeri Pakondang I Kecamatan Rubaru yang berjumlah 565 siswa.  Pengambilan sampel menggunakan teknik proporsional stratified random sampling yang artinya setiap tingkatan kelas di ambil.

Hasil nya sebagai berikut : 1). Terdapat pengaruh positif yang signifikan antara motivasi belajar, kondisi lingkungan,kemampuan mengajar guru, dan sarana belajar secara bersama-sama terhadap prestasi belajar siswa dengan nilai F hitung lebih besar f tabel (220.853 > 2,454) dengan nilai probolitas 0,000 lebih kecil dari signifikan 0,005. Dengan sumbangan efektifnya sebesar 77,3%(Rsquare = 0,773). 2). Terdapat pengaruh positif yang signifikan antara motivasi belajar siswa, karena motivasi belajar siswa mempunyai t hitung lebih besar t tabel (5,282 > 1,656) dengan nilai probolitas 0,000 lebih kecil dari signifikan 0,005. 3).Terdapat pengaruh positif yang signifikan antara motivasi belajar, terhadap prestasi belajar siswa, karena motivasi belajar siswa mempunyai t hitung lebih besar t tabel (3,302 > 1,656) dengan nilai probolitas 0,001 lebih kecil dari signifikan 0,005. 4). Terdapat pengaruh positif yang signifikan perhatian orang tua terhadap prestasi  siswa karena untuk mendukung itu perlu semua, perlu kiranya para stake holder pendidikan di berbagai tingkat merumuskan kembali program-program yang mampu meningkatkan peran orang tua, peningkatan kemampuan mengajar guru, dan tersedianya sarana belajar yang lebih memadai variabel sarana belajar mempunyai t hitung > t tabel (3,429 > 1,656) dengan probalitas variabel sarana belajar 0,001 lebih kecil dari signifikan 0,005. 5). Terdapat pengaruh positif yang signifikan perhatian orang tua terhadap prestasi siswa karena variabel kemampuan belajar guru mempunyai t hitung > t tabel (6,721 > 1,656) dengan probalitas variabel sarana belajar 0,001 lebih kecil dari signifikan 0,005.

Published
2021-05-27